Biadab! Ayah Tiri di Cibinong Bogor Tega Cabuli Anak Dibawah Umur Berulang Kali, Sikap Pelaku Bikin Warga Geram
BOGOR RESPONS — Kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur kembali menggegerkan warga Cilangkap, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.
Seorang ayah tiri ditangkap warga dan pihak kepolisian setelah dipergoki melakukan aksi pencabulan terhadap anak tirinya secara berulang.
Peristiwa ini terungkap pada Selasa (1/9) sekitar pukul 14.00 WIB. Ibu korban yang baru kembali dari tempat kerja memergoki langsung aksi bejat suaminya di dalam rumah. Saat ditemukan, korban dalam kondisi tak berdaya dengan mulut dibekap agar tidak bisa berteriak meminta bantuan.
Melihat kejadian tersebut, ibu korban langsung menegur pelaku hingga terjadi percekcokan hebat. Ia kemudian segera berlari keluar meminta bantuan pengurus RT dan warga sekitar untuk mengamankan pelaku.
Suasana di lokasi kejadian sempat memanas saat warga menahannya di dalam rumah. Berdasarkan rekaman video yang beredar, pelaku yang mengenakan kaos putih justru menunjukkan sikap santai dan memberikan jawaban yang terkesan meremehkan saat diinterogasi.
"Masih bisa lu tengil dan jawab! Buset enteng banget jawabnya," celetuk salah satu warga yang emosi melihat respons pelaku tanpa rasa penyesalan.
Sikap dingin pelaku tersebut makin memancing amarah warga yang berkerumun di sekitar lokasi.
Setelah situasi mereda, korban yang masih mengalami trauma memberanikan diri untuk bersuara. Korban mengaku bahwa tindakan asusila tersebut bukan yang pertama kali, melainkan sudah terjadi setidaknya tiga kali.
Selama ini korban tidak berani melapor karena selalu berada di bawah ancaman pelaku. Tak hanya itu, terungkap fakta lain bahwa anak pertama dari ibu korban juga pernah menjadi korban pelecehan oleh pelaku yang sama.
Sebelumnya, sang ibu sempat memaafkan tindakan pelaku demi mempertahankan rumah tangga. Namun, kesempatan tersebut justru dimanfaatkan pelaku untuk mengulangi perbuatan bejatnya kepada anak kedua.
Petugas kepolisian dari Polsek setempat bersama Bhabinkamtibmas langsung bergegas ke lokasi untuk mengamankan pelaku. Proses evakuasi berlangsung menegangkan di tengah sorakan emosi puluhan warga yang memenuhi area pemukiman.
Saat ini pelaku telah diamankan di markas kepolisian untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Pihak keluarga berharap pelaku dijatuhi hukuman seberat-beratnya, serta memohon adanya pendampingan trauma healing bagi para korban.
Related Articles